Belajar Mendongeng


Mendongeng bersama adik-adik di sekolah inklusi Cita Hati Bunda Sidoarjo bersama Kak Utha, Mas Dudung dan Lili. Awalnya susah. Mengatur suara kecil untuk menyesuaikan dengan tubuh Lili (boneka di tanganku). Namun, berkat bimbingan Kak Utha, semua bisa diatasi. Hehe... bukankah tidak ada sesuatu yang instan di dunia ini? Bahkan mie instan pun butuh proses juga untuk bisa dinikmati. Lili adalah adiknya Mas Dudung (boneka di tangan Kak Utha). Kak Utha dan Kak Ratna memainkan boneka Dudung dan Lili untuk adik-adik di Cita Hati Bunda Sidoarjo. Mereka adalah adik-adik yang luar biasa. Meski mereka memiliki keterbatasan, namun mereka tetap mau belajar dan bersemangat. Bahkan adik-adik ini ikut berpuasa loh. Puasa penuh. Hebat... *prokprokprok*

Mendongeng untuk adik-adik Cita Hati Bunda merupakan pengalaman baru bagiku, dan ternyata mendongeng itu mengasikkan. bikin nagih. Biasanya aku cuma mendongeng buat ponakan di rumah dengan mainan-mainan mereka yang seadanya. Nah, kali ini mendongeng dengan boneka tangan yang lucu untuk adik-adik luar biasa ini. Mereka menyimak kisah nabi Musa dan Nabi Khidir yang kami bawakan dengan semangat. Mereka juga lebih antusias lagi saat menyanyikan lagu "Aku Suka Berpuasa" dari Dudung. Beberapa dari mereka ikut maju dan memandu teman-temannya yang lain untuk menyanyi bersama.

Indahnya berbagi saat Ramadan. Semoga kelak adik-adik ini menjadi pribadi yang luar biasa.
Keseruan mendongeng  bersama adik-adik di sekolah inklusi Cita Hati Bunda Sidoarjo


#17 Ramadan 1437 H

Comments