Terima Kasih untuk 26 Tahun

Image
Tiada lagi yang bisa diucap selain rasa syukur pada sang pencipta semesta. Allah mempercayakan 26 tahun untuk saya gunakan dengan sebaik-baiknya di dunia ini. Dan masih lebih lagi. Entah, tak ada yang tahu kapan angka itu terus bertumbuh atau berhenti di dunia. Banyak sekali nikmat yang Dia beri untuk saya, tak bisa dihitung jumlahnya, baik yang saya sadari maupun tidak. Dia juga telah begitu baik menutup aib-aib setiap hambanya, hingga kita dijauhkan dari hal-hal buruk. Tahun ini banyak sekali yang datang dan pergi sesuka hati, yang bertahan pun ada. Semua yang datang pasti akan pergi, tapi kita selalu punya kemungkinan untuk bertemu kembali, entah di kehidupan yang mana nanti. Terima kasih sudah menjadi bagian dari kisah hidupku.  KELUARGA YANG PERTAMA Orang bilang, harta yang paling berharga adalah keluarga. Bagi saya tak ada keluarga yang sempurna, yang ada adalah keluarga yang saling melengkapi. Keluarga tempat kembali dan keluarga adalah tempat yang akan selalu menerima kit

Hujan yang dirindukan

Masih mampukah jatuh
Berkali-kali mengendus tanah yang basah
Merangsek pada nafas yang masih tersengal

Tuan yang di sana
Adakah hati Tuan masih membara (?)
Sudah terlampau banyak Tuan berfikir
Apakah sepotong cahaya yang mampu menghangatkan embun
Ataukah rerintik yang akan menumbuhkan pucuk-pucuk hijau itu

Adakah Tuan selalu merasa sendiri,
Adakah Tuan merasa tak pernah didengar
Buang jauh semua itu
Pucuk-pucuk yang Tuan rawat selama ini, tak akan berkhianat

Hujan datang pada bulan yang entah
Jika Tuan resah, cukup Tuan buka dan satukan kedua telapak tangan itu


Untukmu yang sedang merindukan sebuah perubahan,

#3 Ramadan 1437 H

Comments

Popular posts from this blog

Sinopsis Film Pesantren Impian

Terima Kasih untuk 26 Tahun

Pendidikan Karakter untuk Membangun Keberadaban Bangsa