Terima Kasih untuk 26 Tahun

Image
Tiada lagi yang bisa diucap selain rasa syukur pada sang pencipta semesta. Allah mempercayakan 26 tahun untuk saya gunakan dengan sebaik-baiknya di dunia ini. Dan masih lebih lagi. Entah, tak ada yang tahu kapan angka itu terus bertumbuh atau berhenti di dunia. Banyak sekali nikmat yang Dia beri untuk saya, tak bisa dihitung jumlahnya, baik yang saya sadari maupun tidak. Dia juga telah begitu baik menutup aib-aib setiap hambanya, hingga kita dijauhkan dari hal-hal buruk. Tahun ini banyak sekali yang datang dan pergi sesuka hati, yang bertahan pun ada. Semua yang datang pasti akan pergi, tapi kita selalu punya kemungkinan untuk bertemu kembali, entah di kehidupan yang mana nanti. Terima kasih sudah menjadi bagian dari kisah hidupku.  KELUARGA YANG PERTAMA Orang bilang, harta yang paling berharga adalah keluarga. Bagi saya tak ada keluarga yang sempurna, yang ada adalah keluarga yang saling melengkapi. Keluarga tempat kembali dan keluarga adalah tempat yang akan selalu menerima kit

Kepada Pewaris Negeri


Ratna W. Anggraini

Berlari kami pada tanah pertiwi
Kaki kaki tak bersepatu mengejar mimpi
Kami di sini terus mencoba berdiri
Meski berkali-kali terjebak kemiskinan
yang tak terdefinisi

Sedang di sana masih ada yang sibuk dengan
utang di negara asing
Sibuk berkoalisi dengan yang tak pasti
Negeriku bermuram durja
Rakyatnya bingung sendiri
Semoga saja tak sampai mati berdiri
Kulihat ibu pertiwi bersusah hati
Teruntuk siapa kalau bukan untuk negeri ini

28.02.2017

Comments

Popular posts from this blog

Sinopsis Film Pesantren Impian

Terima Kasih untuk 26 Tahun

Pendidikan Karakter untuk Membangun Keberadaban Bangsa