Semangat Ramadan Tak Pernah Padam

Image
Banyak yang bilang, Ramadan tahun ini berbeda. Karena pandemi dan adanya wabah virus korona, kegiatan di masjid dibatasi bahkan ditiadakan. Tak hanya kegiatan di masjid, tapi hampir semua kegiatan yang membuat kerumunan diminimalkan. Semua ini dilakukan sebagai bentuk ikhtiar memutus tali penyebaran virus korona. Tetapi bagiku, semangat Ramadan tak pernah berubah. Semangat Ramadan tak pernah padam. Justru di Ramadan tahun ini kuperhatikan semangat para saudara muslimku semakin bertambah. Karena semua kegiatan dilakukan di rumah saja, kini masing-masing rumah setidaknya memiliki seorang imam untuk tarawih. Yah benar, masjid memang dikosongkan, tetapi ibadah tentu saja harus tetap dilaksanakan. Tak ada yang namanya ibadah diberhentikan karena korona. Justru orang-orang semakin gencar menghidukan cahaya Ramadan di rumahnya masing-masing. Tak hanya itu saja, tadarus Alquran pun masih tetap menggema. Bahkan lebih keras di rumah-rumah. Tak hanya tadarus bersama keluarga. Beberapa saudara

Ukhty, Jangan Gegabah


by: Ratna W. Anggraini

Kau baru saja kenal rasa
Lalu kau cepat bercerita
Kau ungkap yang bergemuruh ke segala arah
Lalu kemudian tak bersuara

Ukhty, jangan gegabah
Kau pikir itu cinta?
Jangan kau umbar yang belum pasti ada
Bisa jadi itu penyakit asmara

Ada yang bilang, setan ada di setiap langkah
Tapi tak bisa serta merta itu salahnya
Ketika kau tak bisa menahan cerita
Apalagi cinta
Ukhty, jangan gegabah
Ada izzah yang harus kau jaga





Comments

Popular posts from this blog

Mengenal Karakteristik Pembelajaran Abad 21

Sinopsis Film Pesantren Impian

Pendidikan Karakter untuk Membangun Keberadaban Bangsa