Terima Kasih untuk 26 Tahun

Image
Tiada lagi yang bisa diucap selain rasa syukur pada sang pencipta semesta. Allah mempercayakan 26 tahun untuk saya gunakan dengan sebaik-baiknya di dunia ini. Dan masih lebih lagi. Entah, tak ada yang tahu kapan angka itu terus bertumbuh atau berhenti di dunia. Banyak sekali nikmat yang Dia beri untuk saya, tak bisa dihitung jumlahnya, baik yang saya sadari maupun tidak. Dia juga telah begitu baik menutup aib-aib setiap hambanya, hingga kita dijauhkan dari hal-hal buruk. Tahun ini banyak sekali yang datang dan pergi sesuka hati, yang bertahan pun ada. Semua yang datang pasti akan pergi, tapi kita selalu punya kemungkinan untuk bertemu kembali, entah di kehidupan yang mana nanti. Terima kasih sudah menjadi bagian dari kisah hidupku.  KELUARGA YANG PERTAMA Orang bilang, harta yang paling berharga adalah keluarga. Bagi saya tak ada keluarga yang sempurna, yang ada adalah keluarga yang saling melengkapi. Keluarga tempat kembali dan keluarga adalah tempat yang akan selalu menerima kit

Affatul Lisan (Bahayanya Lisan)



Hal-hal yang berkaitan dengan lisan yang berbahaya
1. Ungkapan yang tidak berguna (latah)
2. Berbicara yang berlebihan
3. Ungkapan yang mendekati kebathilan dan maksiat
4. Bercanda dan bersenda gurau yang berlebihan
5. Ungkapan yang menyakitkan
6. Melaknat
7. Bernyanyi dan bersyair
8. Membocorkan rahasia
9. Ghibah (menceritakan keburukan orang lain)
10. Sanjungan yang menjerumuskan


Setiap perkataan ada malaikat yang mencatat (surat Al Kahf 18)

Celakalah ia yang berbohong hanya ingin membuat orang tertawa, celakalah dia, celakalah dia.

(Lihat Al Isra 53)

Kita masuk surga bukan karena ibadah, tapi karena rahmat Allah.

Ketika laknat dilepaskan, dia akan mencari sasarannya, kalau ia (laknat) tak menemukan sasarannya, ia akan kembali ke orang yang melaknat.


Comments

Popular posts from this blog

Sinopsis Film Pesantren Impian

Mengenal Karakteristik Pembelajaran Abad 21

Pendidikan Karakter untuk Membangun Keberadaban Bangsa