Terima Kasih untuk 26 Tahun

Image
Tiada lagi yang bisa diucap selain rasa syukur pada sang pencipta semesta. Allah mempercayakan 26 tahun untuk saya gunakan dengan sebaik-baiknya di dunia ini. Dan masih lebih lagi. Entah, tak ada yang tahu kapan angka itu terus bertumbuh atau berhenti di dunia. Banyak sekali nikmat yang Dia beri untuk saya, tak bisa dihitung jumlahnya, baik yang saya sadari maupun tidak. Dia juga telah begitu baik menutup aib-aib setiap hambanya, hingga kita dijauhkan dari hal-hal buruk. Tahun ini banyak sekali yang datang dan pergi sesuka hati, yang bertahan pun ada. Semua yang datang pasti akan pergi, tapi kita selalu punya kemungkinan untuk bertemu kembali, entah di kehidupan yang mana nanti. Terima kasih sudah menjadi bagian dari kisah hidupku.  KELUARGA YANG PERTAMA Orang bilang, harta yang paling berharga adalah keluarga. Bagi saya tak ada keluarga yang sempurna, yang ada adalah keluarga yang saling melengkapi. Keluarga tempat kembali dan keluarga adalah tempat yang akan selalu menerima kit

Dendam Rindu


 by: Ratna W. Anggraini

Jelaga bertubi menutup wajah
Tersembunyi senyum tanpa suara
Pada api ia tinggalkan segenggam rasa
Lewat sulur yang membuatnya padam
Dendam redam dan
Boom
Detak jantung semakin kencang
Disaksikan setengah hati yang masih pantang
Detik berdetak pula
Seirama
Rindu yang masih menggebu
Tidak tahu pada siapa harus berlabuh
Sebab biru telah abu-abu

Comments

Popular posts from this blog

Pendidikan Karakter untuk Membangun Keberadaban Bangsa

Sinopsis Film Pesantren Impian

Mengenal Karakteristik Pembelajaran Abad 21