Posts

Showing posts from December, 2017

Semangat Ramadan Tak Pernah Padam

Image
Banyak yang bilang, Ramadan tahun ini berbeda. Karena pandemi dan adanya wabah virus korona, kegiatan di masjid dibatasi bahkan ditiadakan. Tak hanya kegiatan di masjid, tapi hampir semua kegiatan yang membuat kerumunan diminimalkan. Semua ini dilakukan sebagai bentuk ikhtiar memutus tali penyebaran virus korona. Tetapi bagiku, semangat Ramadan tak pernah berubah. Semangat Ramadan tak pernah padam. Justru di Ramadan tahun ini kuperhatikan semangat para saudara muslimku semakin bertambah. Karena semua kegiatan dilakukan di rumah saja, kini masing-masing rumah setidaknya memiliki seorang imam untuk tarawih. Yah benar, masjid memang dikosongkan, tetapi ibadah tentu saja harus tetap dilaksanakan. Tak ada yang namanya ibadah diberhentikan karena korona. Justru orang-orang semakin gencar menghidukan cahaya Ramadan di rumahnya masing-masing. Tak hanya itu saja, tadarus Alquran pun masih tetap menggema. Bahkan lebih keras di rumah-rumah. Tak hanya tadarus bersama keluarga. Beberapa saudara

20 Menit Terakhir, Lakukan atau Menyesal!

Di detik-detik terakhir Reading Challenge (RC), 20 menit ini sangat berharga. Tepatnya kemarin diumumkan bahwa RC kurang sehari lagi. Tapi target belum juga terpenuhi. Di kelas Super Reader paling tidak dalam waktu 60 hari harus dapat di atas 10.000 halaman lah. Sedangkan angka masih stagnan di angka 9000an. Kemarin-kemarin ke mana aja? Ngapain aja? Ya saya baca kok, tapi ya sehari cuma sanggup satu sampai dua buku aja. Sehari cuma sanggup 200-300 halaman saja. Saya kan sibuk, harus ngajar, menyiapkan materi dan soal untuk kelas esok hari, mengoreksi tugas, belum lagi masalah organisasi. Peserta lain juga ada yang pengajar loh, tapi masih bisa sesuai target. Aih, benar sekali, semua itu sebenarnya hanya alasan saja. Bisa saja saya meluangkan lebih banyak waktu untuk membaca, nyatanya mata saya lebih sering menatap layar ponsel. Buka tutup instagram kepo-kepo sana-sini, balesi chat di whatsapp, chatting-chatting gak jelas di line dan telegram. Tuh kan, kebanyakan sosial media. Hi

Aku Ingin Menikah Muda

Image
Berawal dari sebuah pesan dari kakak ipar beberapa hari lalu, “Dek, ini buku kamu? Mbak boleh pinjam?” sembari mengirim gambar buku Natta dan Wardah yang berjudul “Cinta yang Tak Biasa” yang pernah saya unggah di akun instagram @ratnawa . Baru Juni lalu saya membeli buku itu, tapi belum sempat membacanya sebab masih ngantre dengan buku-buku lainnya. Yasudah akhirnya saya putuskan biar mbak saja dulu yang baca. Berkali-kali janjian dengan kakak ipar, tapi selalu gagal. Buku ini selalu di dalam tas dan ikut kemana pun saya pergi. Suatu ketika saat sedang janjian sama teman di sebuah taman, sambil nunggu teman datang niatnya mau ambil ponsel di dalam tas lalu scroll-scroll instagram kayak kids zaman now gitu, tahunya mata kok tertarik dengan buku ini buat dibaca. Masih berhubungan dengan zaman now dan kekinian, buku ini menjadi hits karena penulisnya adalah pasangan yang baru saja menikah dengan proses yang sangat unik menurut saya. Natta seorang musisi dan pebisnis sedangkan

Yang Tak Sengaja Tersisihkan

by: Ratna W. Anggraini Aku menangis tanpa air mata membisu, tanpa suara menumpuk kesedihan tanpa pundak rapuh jemu mendadak senyap, runtuh dibuai mimpi adakah ikhlas mengusik nurani aku tak sengaja kau sisihkan di pertemanan yang tergadaikan adakah aku hilang atau kau yang tak pernah datang adakah aku tak menemukanmu atau kau lupa menemuiku Dinding tempatku bersandar mulai dingin namun aku tetap tegak seperti yang kauingin aku menunggumu di antara sepi namun terlalu ironi Surabaya, 16 Desember 2017

Bumi Palestina

by: Ratna W. Anggraini Rudal meluluhlantakkan segalanya Dentuman yang memekikkan Terkucur darah di setiap jengkal tanah yang terlintas Bumi palestina menangis Di mana hati nurani? Bumi palestina Telah kebal oleh jeritan Bising peluru bertebaran Di mana hati nurani? Wahai Rabb... Turunkanlah bala tentaramu Enyahlah zionis dari bumi jihad Lindungi Palestina yang telah puluhan tahun terdzalimi Allahu Akbar!!! 9.12.2017

Subuh

by: Ratna W. Anggraini Sayup irama Alquran terdengar Menjemput azan subuh di pucuk fajar Kutunaikan dua rakaat salat Duduk berzikir dengan hati khusyu' Batas resah sisa semalam mulai sirna Sebab malaikat telah turun bersama hujan Lalu untaian doa seraya mengalun Pada subuh yang syahdu Di sujud, jiwaku rapuh ragaku diam dan bersimpuh Mengharap beribu ampun melesat dari langit Senapas waktu meragu Kupasrahkan segala pada Illahi Rabbi

Popular posts from this blog

Mengenal Karakteristik Pembelajaran Abad 21

Sinopsis Film Pesantren Impian

Pendidikan Karakter untuk Membangun Keberadaban Bangsa