Terima Kasih untuk 26 Tahun

Image
Tiada lagi yang bisa diucap selain rasa syukur pada sang pencipta semesta. Allah mempercayakan 26 tahun untuk saya gunakan dengan sebaik-baiknya di dunia ini. Dan masih lebih lagi. Entah, tak ada yang tahu kapan angka itu terus bertumbuh atau berhenti di dunia. Banyak sekali nikmat yang Dia beri untuk saya, tak bisa dihitung jumlahnya, baik yang saya sadari maupun tidak. Dia juga telah begitu baik menutup aib-aib setiap hambanya, hingga kita dijauhkan dari hal-hal buruk. Tahun ini banyak sekali yang datang dan pergi sesuka hati, yang bertahan pun ada. Semua yang datang pasti akan pergi, tapi kita selalu punya kemungkinan untuk bertemu kembali, entah di kehidupan yang mana nanti. Terima kasih sudah menjadi bagian dari kisah hidupku.  KELUARGA YANG PERTAMA Orang bilang, harta yang paling berharga adalah keluarga. Bagi saya tak ada keluarga yang sempurna, yang ada adalah keluarga yang saling melengkapi. Keluarga tempat kembali dan keluarga adalah tempat yang akan selalu menerima kit

Yang Tak Sengaja Tersisihkan



by: Ratna W. Anggraini


Aku menangis tanpa air mata
membisu, tanpa suara
menumpuk kesedihan tanpa pundak
rapuh jemu mendadak

senyap, runtuh dibuai mimpi
adakah ikhlas mengusik nurani
aku tak sengaja kau sisihkan
di pertemanan yang tergadaikan

adakah aku hilang
atau kau yang tak pernah datang
adakah aku tak menemukanmu
atau kau lupa menemuiku

Dinding tempatku bersandar mulai dingin
namun aku tetap tegak seperti yang kauingin
aku menunggumu di antara sepi
namun terlalu ironi

Surabaya, 16 Desember 2017

Comments

Popular posts from this blog

Sinopsis Film Pesantren Impian

Mengenal Karakteristik Pembelajaran Abad 21

Pendidikan Karakter untuk Membangun Keberadaban Bangsa