Terima Kasih untuk 26 Tahun

Image
Tiada lagi yang bisa diucap selain rasa syukur pada sang pencipta semesta. Allah mempercayakan 26 tahun untuk saya gunakan dengan sebaik-baiknya di dunia ini. Dan masih lebih lagi. Entah, tak ada yang tahu kapan angka itu terus bertumbuh atau berhenti di dunia. Banyak sekali nikmat yang Dia beri untuk saya, tak bisa dihitung jumlahnya, baik yang saya sadari maupun tidak. Dia juga telah begitu baik menutup aib-aib setiap hambanya, hingga kita dijauhkan dari hal-hal buruk. Tahun ini banyak sekali yang datang dan pergi sesuka hati, yang bertahan pun ada. Semua yang datang pasti akan pergi, tapi kita selalu punya kemungkinan untuk bertemu kembali, entah di kehidupan yang mana nanti. Terima kasih sudah menjadi bagian dari kisah hidupku.  KELUARGA YANG PERTAMA Orang bilang, harta yang paling berharga adalah keluarga. Bagi saya tak ada keluarga yang sempurna, yang ada adalah keluarga yang saling melengkapi. Keluarga tempat kembali dan keluarga adalah tempat yang akan selalu menerima kit

Untuk Ayah



Oleh: Ratna W. Anggraini

Belasan tahun silam engkau
putuskan pergi
tanpa kata tanpa isyarat
tanpa kenang
saat itu usiaku masih bisa
dihitung dengan jari
tak paham tentang apa
itu perpisahan

Untuk Ayah,
kau bilang akan kembali
setiap sore di ambang pintu
aku menanti
menunjukkan diri agar
mudah dikenali

Lalu aku beranjak dewasa
mengumpulkan semua cerita
tentangmu
namun tetap aku tak punya asa
untuk melanjutkan mimpi
bertemu denganmu

Untuk Ayah,
aku tak pernah melihatmu lagi
sebenarnya kapan engkau kembali
aku rindu
aku punya banyak cerita untukmu


Jl. Tunjungan, 24.2.2018

Comments

Popular posts from this blog

Sinopsis Film Pesantren Impian

Terima Kasih untuk 26 Tahun

Pendidikan Karakter untuk Membangun Keberadaban Bangsa