Semangat Ramadan Tak Pernah Padam

Image
Banyak yang bilang, Ramadan tahun ini berbeda. Karena pandemi dan adanya wabah virus korona, kegiatan di masjid dibatasi bahkan ditiadakan. Tak hanya kegiatan di masjid, tapi hampir semua kegiatan yang membuat kerumunan diminimalkan. Semua ini dilakukan sebagai bentuk ikhtiar memutus tali penyebaran virus korona. Tetapi bagiku, semangat Ramadan tak pernah berubah. Semangat Ramadan tak pernah padam. Justru di Ramadan tahun ini kuperhatikan semangat para saudara muslimku semakin bertambah. Karena semua kegiatan dilakukan di rumah saja, kini masing-masing rumah setidaknya memiliki seorang imam untuk tarawih. Yah benar, masjid memang dikosongkan, tetapi ibadah tentu saja harus tetap dilaksanakan. Tak ada yang namanya ibadah diberhentikan karena korona. Justru orang-orang semakin gencar menghidukan cahaya Ramadan di rumahnya masing-masing. Tak hanya itu saja, tadarus Alquran pun masih tetap menggema. Bahkan lebih keras di rumah-rumah. Tak hanya tadarus bersama keluarga. Beberapa saudara

Perasaan

Setiap kali aku memikirkanmu, rasanya aku bukan menjadi diriku sendiri, dan aku tak suka itu. Siapa kamu... berani-beraninya mengusik pikiranku. Kamu datang sesukamu dan pergi juga sesukamu. Tidak tahu sejak kapan kita bertemu, tiba-tiba saja semesta menjadikan kita teman. Sampai akhirnya perasaan itu tumbuh. Perasaan kagum padamu, bersemayam di hatiku. membentuk taman bunga yang bisa bermekaran kapan saja. Dan setiap aku sadar, bahwa tak seharusnya aku memiliki perasaan itu, taman itu pun seketika layu. Aku berusaha keras melupakanmu, sangat keras. Sampai mendekati berhasil... sapaan sepelemu menghancurkan semua pertahananku. Ah betapa lemahnya aku. Aku tak suka diriku yang lemah. Penyakit asmara harus dihancurkan, karena ia melemahkan. Ya aku tahu, aku tak bisa menyalahkanmu yang memang ditakdirkan ada di kehidupanku yang sebentar ini. Perasaan ini juga tak bersalah. Hanya waktunya saja yang tidak tepat. Dan aku tak suka itu. 

~Raniah, 19 Ramadan 1440H


Comments

Popular posts from this blog

Mengenal Karakteristik Pembelajaran Abad 21

Sinopsis Film Pesantren Impian

Pendidikan Karakter untuk Membangun Keberadaban Bangsa