Posts

Showing posts from January, 2020

Terima Kasih untuk 26 Tahun

Image
Tiada lagi yang bisa diucap selain rasa syukur pada sang pencipta semesta. Allah mempercayakan 26 tahun untuk saya gunakan dengan sebaik-baiknya di dunia ini. Dan masih lebih lagi. Entah, tak ada yang tahu kapan angka itu terus bertumbuh atau berhenti di dunia. Banyak sekali nikmat yang Dia beri untuk saya, tak bisa dihitung jumlahnya, baik yang saya sadari maupun tidak. Dia juga telah begitu baik menutup aib-aib setiap hambanya, hingga kita dijauhkan dari hal-hal buruk. Tahun ini banyak sekali yang datang dan pergi sesuka hati, yang bertahan pun ada. Semua yang datang pasti akan pergi, tapi kita selalu punya kemungkinan untuk bertemu kembali, entah di kehidupan yang mana nanti. Terima kasih sudah menjadi bagian dari kisah hidupku.  KELUARGA YANG PERTAMA Orang bilang, harta yang paling berharga adalah keluarga. Bagi saya tak ada keluarga yang sempurna, yang ada adalah keluarga yang saling melengkapi. Keluarga tempat kembali dan keluarga adalah tempat yang akan selalu menerima kit

Anak Kos Jangan Malas Memasak, Hemat Loh!

Image
Memasak adalah kegiatan yang bisa dilakukan oleh siapa saja. Gak harus perempuan loh, laki-laki juga harus bisa memasak. Lihat saja koki-koki yang ada di restoran, kebanyakan bahkan laki-laki. Ini membuktikan bahwa memasak bisa jadi tugas siapa saja. Sebagai anak kos yang sudah bertahan ngekos selama enam tahun, memasak bisa menjadi altenatif saya agar uang di kantong bisa dihemat. Kali pertama saya ngekos adalah di tahun kedua kuliah, sekitar tahun 2013. Sebelumnya saya tinggal di rumah Mas, makan jadinya ikut Mas, hehe. Karena kegiatan kampus semakin padat dan sering pulang malam, akhirnya saya memutuskan ngekos di daerah sekitaran kampus agar lebih dekat dan gak harus merepotkan Mas saya. Nah karena sudah memutuskan untuk hidup mandiri, saya harus pandai-pandai mengatur keuangan. Karena tiap bulan harus bayar kos. Awal-awal ngekos, makan selalu beli. Karena penjual makanan sangat bejibun, tinggal pilih menu. Lama-lama, beli terus kerasa juga kantong cepet banget tipisnya. Mau gak

Fokus Pada Pola Hidup Sehat, Langsing Itu Bonus

Image
Awal tahun 2020 ini, saya memutuskan untuk kembali pada pola hidup sehat. Hidup sehat dan hidup hemat, hehe. Sebagai pegawai swasta yang hidup ngekos, seringkali saya merasa tak punya waktu cukup untuk memasak. Kerja pagi, pulang sore, istirahat sebentar lalu lanjut ngajar privat. Ah kalau sudah begini kadang-kadang kangen jadi freelancer , ups harus bersyukur! Jadi setiap hari, saya selalu beli makanan siap makan. Apalagi di lingkungan dekat kos saya, harga makanan masih terbilang murah. Tujuh ribu saja sudah bisa merasakan nasi dengan lauk ayam, lalapan, dan sambal. Enam ribu lauk telur ayam ceplok, lima ribu lauk tahu tempe, nah kan sungguh menggoda. Mungkin karena masih dekat dengan kampus, jadi makanan sekitar kos ramah mahasiswa. Nah setelah selesai semua kegiatan sepanjang hari, tubuh jadi lemas dan mudah ngantuk. Apalagi tahun lalu, saya malas sekali untuk sarapan. Dan tiba-tiba hadiah akhir tahun lumayan mengejutkan. Berat badan bertambah. BMI mendekati angka obesi

Popular posts from this blog

Sinopsis Film Pesantren Impian

Mengenal Karakteristik Pembelajaran Abad 21

Pendidikan Karakter untuk Membangun Keberadaban Bangsa